cinta di batas usia

Aku ingin beradu naluri diterjang jeruji waktu

Mungkin aku masih menanti pecinta

Menutup mata

Atau mungkin sampai matamu tak lagi berpaling

Mengeja kebungkaman dariku

Tak tahu aku harus memburu sel-sel cintamu

Akankah?

Mungkin aku telah bermega rasa hingga aku

Tak mengerti kenapa kau bermetamorfosa

Dalam alam bawah sadarku

Kau telantarkan batas usia kita

Aku tak memahami bila waktu telah berkepompong

Segala rasa hingga kisah kita harus terjadi juga

Kau kah yang telah menerbitkan air terjun dalam lekuk mimpiku

Mungkin aku harus menjemput sayapku

Tuk lingkupi medan rindumu

Aku ingin kau bersenyawa dengan paru-paru ku, jantungku,

Hatiku, Hingga darahku menitik sayang pada nadimu

Oh juwita, sanggupkah menjadi jawara dalam keindahan hatinya

Embun yang lembut menyapanya selalu,

Dikeningnya ada peta hasratku

Kutemukan bahwa aku merasakan nafasmu

Telah bermeditasi dalam komposisi hari-hariku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s