Teruntuk Engkau Yang Sulit di Pandang

Hai engkau yang ada di seberang

tak sanggup kuberenang

karena tajamnya duri karang yang mengambang

layaknya batu karang kucoba tenang

bertemukah pedang dengan serangkanya yang hilang?

induk burung pun terkadang lupa akan sarangnya yang malang

wahai insan yang selalu tenang

apakah hidup kan selamanya senang

walau hati kian meradang

meringis sakit tak terbilang

menahan perihnya penderitaan

hingga lunglainya sang pecundang

hai engkau yang sulit dipandang

nasihatilah daku pagi dan petang

sekapur sirihmu kan ku pegang

membakar semangat tuk tetap menang

merubah dunia tuk tetap senang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s