Teruntukkmu Mama..

Kepada yang tercinta, mama kusayang..

Segala puji bagi Allah… yang telah memuliakan kedudukan engkau Mama, dan telah menjadikan engkau jalan pintas untukku  menuju Surga

Mamaku yang cantik,

Apa aku boleh bertanya? Bagaimana bentukku saat aku keluar dari rahimmu? Aku penasaran, Ma. Hanya bisa kubayangkan sakitnya. Dari situ pikiranku melanglang: ketika 9 bulan membawaku, hal-hal ganjil apa saja yang kulakukan terhadapmu? Bagaimana perasaanmu ketika tahu rasa sakitmu sebagai ibu tak hanya kau derita saat melahirkan saja? Dari situ aku bisa mengerti, betapa sabar dirimu selama ini

Maafkan aku… Ampunkan diriku… Satu tetesan air matamu adalah lautan api neraka bagiku… Janganlah engkau menangis lagi, janganlah engkau berduka lagi!… Karena duka dan tangismu menambah dalam jatuhku ke dalam api neraka!! Aku takut Mama….Kalau itu pula yang akan kuperoleh… kalau neraka pula yang akan aku dapatkan… ijinkan aku membuang semua kebahagiaanku selama ini, hanya demi untuk dapat menyeka air matamu…

Mama..Terima kasih sudah memutuskan memilikiku. Terima kasih sudah memperkenalkanku pada dunia. Terima kasih sudah mengajarkanku apa arti perjuangan.Aku tidak bisa memilih siapa yang menjadi ibuku. Mama pun tak tahu anak seperti apa yang akhirnya lahir dari rahim Mama. Tuhan yang mempertemukan kita.

Ma, sebenarnya ada banyak hal yang ingin kusampaikan. Tapi aku terlalu malu untuk mengatakannya langsung. Aku takut melihatmu menangis. Aku tidak tahan melihat air matamu keluar. Hanya edikit celoteh ini yang bisa kusampaikan kepadamu..ku kan berusaha menjadi anak terbaik untukmu Mama…

Mama. Kutak pernah bermaksud menyakitimu. Tapi doamu konstanz dalam setiap nadiku.
Nurani yang memanggil jiwaku…Dimana aku bersandung tentang dukamu. Setulus kewajibanku sebagai seorang anak.akann selalu kuingat dalam sentuhan wejanganmu.Diujung pintu rumah ku berlalu.
Menahan pilu tentang kesedihanmu..maaf mama…hingga saat ini aku belum bisa membanggakanmu..hanya rasa sakit yang engkau terima dariku.
maaf mama Kutak pernah bermaksud menyakitimu. ku tak bermaksud menyakitimu, ku tak pernah bermaksud menyakitimu.
Maka aku bersaksi mama, diatas ketulusan hati ini, bahwa pintaku lautan maaf kepadamu mama..seribu lebah surga takkan sanggup menyamai pengorbananmu kepada anakmu yang durhaka ini…kesalahanku menggunung tinggi..lautan cintamu terhampar luas

Cita-Cita Melangit, Hamparan Cinta Membumi..Untukmu Ku Hapus Mendung di langit…semua ku lakukan hanya untukmu..

Selamat Ulang Tahun Mama

Penggemar beratmu

Dian Oka Putra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s