Maaf..Bolehkah Saya Menikahi Puteri Anda?.

image

Cinta hadir tanpa mengucap salam..begitulah cinta yang akan bersemi  dalam ketidak kesiapan membangun hubungan..jika seperti itu..tapi itu tidak menjadi penghalang akan tumbuhnya cinta yang di harap ..dalam perjalanan pencarian cinta kita harus langsung siap untuk menjemput pujaan hati..namun tentu saja tambatan hati yang sedang di perjuangkan masih milik bapak nya…tugas kita adalah meyakinkan bapaknya melepas si dia untuk kita…kita harus mampu meyakinkan bakal calon mertua agar diterima…nah dikutip dari pengalaman2 teman2 yang sudah di bilang sukses menaklukkan calon mertua saya akan merangkum beberapa pertanyaan2 yang biasa di lemparkan camer untuk kita…namun sebagai masukan sebelum bertandang ke rumah pujaan hati kita jangan lupa untuk membawa “sesajen” untuk memuluskan langkah kita… bisa seperti martabak..gorengan atau salak…ya bisa juga bacan kalo sang mertua gila bacan..ingat jangan pergi tanpa tangan kosong..karena anda juga akan pulang dengan tangan kosong..berikut pertanyaan2 yang selalu di kemukakan:

1.Apa kamu memiliki pekerjaan tetap?..
Jawaban:.Saya tidak memiliki pekerjaan tetap..setidaknya saya percaya dengan janji Allah bahwa rezki tidak akan tertukar…dengan dizinkannya saya menikahi putri bapak..saya yakin rezki saya akan selalu berlimpah..jangan tanyakan apakah saya memiliki pekerjaan tetap..tapi percayalah bahwa saya akan tetap bekerja untuk menghidupi keluarga kecil saya nantinya..

2.Apa kamu pandai mengaji?.
Saya bukan orang alim dalam agama…saya jauh dari kesempurnaan seorang pria..justru dengan meminang puteri bapak saya merasa saling melengkapi…saling menutupi kekurangan satu sama lain..dan saya yakin kami akan belajar menjadi Alim secara bersama..saya bisa bisa mengaji namun bukan ahli dalam mengaji..saya masih belajar mengaji…

3.Mau dikasih makan apa anak saya besok?.
Yang jelas bapak akan saya kasih nasI besok…itu sudah pasti insya allah..namun jangan khawatir jika ada sehari saja puteri bapak tidak makan jika karena bukan alasan puasa…maka tanggung jawab saya bukan kepada bapak…tapi kepada Allah..dosa saya kepada sang pemilik arasy…maka biarkan saya memainkan peran saya sebagai penanggung jawab nafkah di keluarga kecil saya…insya allah setetes keringat saya dalan kehalalan mencari rezeki

4.Apakah kamu akan menduakan (poligami) anak saya?.
Jawaban: saya hanya punya satu hati…tentu untuk satu hati…apakah alasan itu juga belum cukup untuk mendapatkan hati bapak?…mengertilah bahwa cinta saya tak bisa di bagi..namun saya percaya hati ini mampu berbisik lirih bahwa cinta saya istimew?.

5.Mau tinggal dimana setelah nikah?.
Tinggal di rumah pak…tapi rumah siapa saya belum tahu..pastinya saya tidak akan menjadi beban bapak di dalam rumah ini..Saya pria biasa saja…hanya kekurangan yang selalu ada..namun jika sedikit rasa percaya yang bapak berikan kepada saya untuk mendampingi puteri bapak?…sedikit kepercayaan itu akan saya perjuangkan…meskipun rumah itu kecil bahkan gubuk sekalipun..dialah istana yang akan kami tempati untuk mendidik mujahid dan mujahidah kami dimasa depan..tugas bapak adalah mendoakan setiap langkah perjuangan kami dalam menjalani hidup bersama

Nah…itu hanya beberapa pertanyaan2 dengan jawaban yang saya bikin sedemikian meyakinkan agar calon mertua memprtimbangkan tes wawancara yang telah di jalankan…jik tes wawancara anda di nyatakan lulus..maka bersiap2 menjalankan tes2 selanjutnya yang mungkin akan semakin menantang..

Selamat mencoba..

Salam

@putraadventure

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s