Mengalah, Atau Di Kalahkan?..

20151002_210952-compressed

pertemuan dengan sahabat lama memang sangat istimewa dan malam ini saya menjamu seorang teman lama yang hampir 5 tahun tak berjumpa, namanya adalah faiz sahabat lama ketika di MAN 2 Padang, saya masih ingat betul persahabatan yang bermula ketika kami bertarung memperebutkan posisi sebagai ketua rohis di MAN dulu. Dihadapan peserta sidang kami saling adu visi dan misi dan akhirnya karena kalah suara dia berhasil menjadi Ketua Rohis pada masa itu. saya hanya kalah suara lho ya..bukan kalah ganteng..aha…Dan dengan terpilihnya faiz menjadi ketua rohis pada masa itu bukan membuat kami saling bermusuhan justeru membuat kami saling bergerak menghidupkan rohis di sekolah, kami saling bekerja sama dalam perjalanan organisasi kedepan. Dan akhirnya dengan di angkatnya dia menjadi ketua rohis dia mengamanahkan kepada saya wakil ketua bidang kehumasan dan kebijakan publik. kami sama-sama membangun dakwah di sekolah walaupun kami beda jurusan. Dia pada saat itu berada di Jurusan IPA sedang saya di kelas Khusus Program Agama justeru itu yang menjadikan kami saling dekat satu sama lain,kami sering diskusi-diskusi dan bertukar pikiran masalah ilmiah, agama bahkan ke politik. saya ingat betul dia teman pertama saya Liqo’ pertama, kami saling mengingatkan untuk terus semangat dalam menjalankan dakwah di sekolah

20151002_230319-compressed

seiring perjalan waktu dan tibalah saatnya pemilihan ketua osis di sekolah kami, saya mengusulkan dari rohis meminta kesepakatan bersama untuk mengusung faiz dalam pertarungan perebutan ketua osis disekolah, akhirnya majulah Faiz menjadi salah satu calon ketua osis di sekolah.. saya dan teman-teman dari rohis terus melobi seluruh siswa MAN 2 untuk memilih faiz, dan tiba waktu yang telah di tentukan untuk pemilihan..dan binggo.. kami dari rohis berhasil memenangkan pertarungan politik di sekolah dan terpilihlah faiz sebagai ketua osis, lagi-lagi faiz mengajak saya bergabung di osis menemani dia, namun saat itu saya menolak, karena saya akan fokus membangun rohis di sekolah, saat itu saya menjabat sebagai presidium sidang musyawarah rohis
namun memang saya tetap mengawal kebijakan faiz d osis. kebijakan faiz yang pertama yang masih sangat saya ingat adalah mewajibkan seluruh pengurus osis untuk mabit ( Malam Bina Iman & Taqwa), namun itu di tentang oleh sekolah dan pengurus osis lainnya karena terkesan jumud dan lebay, namun itu tidak berhenti sampai disitu, lagi lagi faiz mengeluarkan kebijakan yang kontroversial
pada waktu PHBI sekolah dengan mengajak seluruh pengurus rohis sebagai panitia termasuk saya untuk menentang proses coret-coret baju penanda kelulusan dengan menymbangkan baju-baju tersebut kepada yang membutuhkan, kami melakukan aksi simbolik dengan membakar baju yang telah di coret-coret depan sekolah..dan tanggapan positif dan negatif pun terus mengalir..

meski demikan kami sudah sama-sama bermimpi untuk mewujudkan sekolah islami di sekolah yang notbanenya islami

banyak hal yang masih melekat di persahabatan kami ketika di sekolah dulu, apakah itu masalah amanah ataupun masalah Aminah..hihih

seiring berjalannya waktu kami menamatkan sekolah bersama dan akhirnya kita berpisah, faiz lulus di Institut Teknologi Bandung jurusan teknik industri, sedang saya harus berangkat studi kenegeri jiran Manhal Collage jurusan Islamic Law untuk menimba ilmu agama..
cukup lama kita tidak berkomunikasi karena kesibukan masing-masing, hingga akhirnya di tahun 2012 saya bekunjung ke kota bandung untuk menemuinya, akhirnya dengan sedikit bernafas dan sedikit sombong, saya bisa sedikit mengalahkan faiz, karena saya sudah selesai duluan kuliah
sedang faiz masih berkutat dengan tugas-tugas kuliah, ada sedikit kemenangan di hati namun itu tak menjadi saya besar kepala karena saya telah selesai lebih dulu dari faiz, mungkin saja jurusan teknik indsutri sangat susah apalagi di kampus sekelas ITB. Di mengajak saya keliling kota Bandung beberapa hari.

Setelah beberapa tahun tak komunikasi akhirnya kemarin faiz yang datang berkunjung ke pekanbaru setelah sekian tahun tanpa kabar akibat kesibukan masing-masing

dan lagi-lagi faiz kembali mengalahkan ku,

dia bercerita bahwa baru dua bulan yang lalu dia resign dari perusahaan konsultan gas terkenal di negeri ini hanya karena prinsip,… ya prinsip faiz sangat kuat, dia tak ingin di kekang oleh siapapun.. dan tebak sekarang faiz bekerja sebagai apa?..

dia sekarang bekerja di kampung halamannya sebagai tukang sayur?..what the hell?…seorang sarjana teknik ITB resign dari perusahaan besar di jakarta

hanya untuk menjadi tukang sayur?.. oopps..tunggu dulu..

hanya tukang sayur..dengan luas sayur yang ditanami hampir 13 hektar ..

ya hanya tukang sayur bayam.. yang perbulannya panen hampir satu ton..

hanya tukang sayur..dengan nilai investasi 200 juta?……

dia kembali mengalahkanku..

dan coba tebak alasan dia datang ke pkanbaru untuk apa?…yip yip…kepekan baru buat jualan sayur?.whoowhooo…hanya untuk promosiin sayur bayam..hanya promosiin sayur bayamnya keseluruh pasar yang berada di pekanbaru baik pedagang atau tauke sayur..dengan harga yang low..

dan jadilah saya kembali kalah…

jam 12 dini hari kami meluncur dari red planet hotel pekanbaru di mana faiz menginap hanya untuk berkeliling pasar-pasar pakanbaru untuk promosi sayur bayam..
dan lagi-lagi dia memberi inpirasi hebat kapada saya bahwa hidup tidak melulu masalah Uang, tapi kebahagiaan akan sebuah pencapaian hidup yang berkah..hidup tak selamanya sempurna..namun harus mencari sebuah pencapaian yang sempurna

akhirnya setlah melakukan survey kseluruh pasar yang berada di pekanbaru kami kembali ke hotel untuk beristirahat tepat jam 4 dini hari, namun letih tidak terasa karena kami saling berbagi dan bercerita..dan akhirnya sampailah dia menanyakan usaha saya..
memang agak sedikit minder melihat pencapaian dia yang begitu hebat dalam usaha..tapi tak mengapa toh nanti saya akan meminta solusi dia dalam usaha yang sedang saya jalani…untuk sedikit dipahami saya beberapa bulan yang lalu memutuskan berwira usaha sebagai tukang peras santan kecil di pekanbaru, masih tertatih-tatih memang karena dana yang tersendat-sendat..jadilah usaha itu masih stagnan dan terus berusaha..setelah saya menceritakan semuanya kepada faiz..

tepat di malam itu menjelang subuh berkumandang faiz menawarkan nilai investasi untuk usaha saya dengan nilai yang fantastis..Allahu Akbar..sesuatu yang tidak terduga..
tentu saja ini bukan uang faiz…dia becerita bahwa ikatan alumni ITB yang akan mendanai usaha saya..dengan syarat saya di minta mengajukan proposal usaha dengan rinci

dengan tenggat waktu satu minggu dari sekarang dan jika approved propsal saya..maka saya harus bekerja lebih untuk membangun bisnis ini. ..Dengan nilai investasi sebesar itu saya berniat membuka empat cabang sekaligus usaha peras santan saya..

dan bukan hanya itu saja..
faiz juga memberikan ilmu kepada saya tentang menjadi agent reservasi hotel…untuk dapat diketahui bahwa hotel red planet yang kami tempati saat ini..tidak sepeserpun ada biaya..alias gratis hanya dngan menjdi agent hotel international..(jika teman-teman berminat menjadi agent hotel di seluruh dunia bisa komunikasi di dokputra@gmail.com gratis..tidak sepeserpun keluar biaya) insya Allah biidznillah..wallahu ‘alam

memang betul janji Allah bahwa silaturahmi adalah cara memperpanjang usia..dan tentunya kebahagiaan dunia..

banyak orang yang memandang sebelah mata saya…untuk apa kuliah tinggi2 kalo toh ujung-ujungnya jadi tukang peras santan juga…untuk dapat dipahami bahwa kami kuliah bukan untuk dapat pekerjaan yang enak…tapi berniat untuk mencari ilmu..sesuai dengan janji Allah bahwa allah akan mengangkat dearajat orang-orang yang berilmu..kalo dunia yang kita kejar..dunia mah gak ada habisnya..kalo akhirat yang kita kejar..dunia pasti mengikuti….

@putraadventure

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s