Bukan Hanya Sekedar Perasaan.Tapi Tentang Sebuah Perjuangan

image

Hati itu qalbu = bolak-balik, sifatnya balik. Jadi yang membuat perasaan itu datang dan pergi itu siapa?  ya Allah, karena Dia yang membolak-balikkan hati manusia.Ada yang bilang mengutarakan perasaan itu baik, agar kita bisa saling mengenal satu sama lain.Menurut saya, hal itu benar. Tahu perasaan satu sama lain itu akan membuat kita menjadi dekat.Ada yg bilang simpan saja perasaan itu sampai saatnya hari itu tiba.  Menurut saya “iya kalau bakal dateng tapi kalau tidak? sama aja bohong, jadi selama ini cuma cinta dalam diam atau cinta sendirian bahasa gaulnya. Nyesel dan nyesek itu mah! Terkadang kita harus menjadi orang yang tidak tahu diri agar kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan.Jangan terlalu sering membohongi diri sendiri. Kalau kita mau dihargai oleh orang lain, yaaa…kita juga harus menghargai diri kita dulu. Hargailah apa yang kita punya sekarang dan bukan untuk mengeluh. Kejujuran itu datangnya dari diri sendiri bukan org lain.Perasaan itu tidak bisa bohong. Perasaan juga tidak bisa dipaksa. Tidak ada yang tahu perasaan orang lain itu seperti apa, dan terkadang kita sendiri juga tidak tahu perasaan kita yang sebenarnya. Perasaan itu misteri, misteri itu bakal terpecahkan atau bahkan tidak? ya, tergantung kita yang menjalaninya. Kalian mau bawa kemana itu perasaan?Ada yang bilang “cinta itu yang membuat kamu kuat bukan membuat kamu lemah, seharusnya kamu bersyukur dan bangga karena di dalam hidup kamu, kamu punya cinta”.  Suka bingung sama orang yang terlalu mengeluh karena cinta. Semenjak itu, saya merasa “ditampar” oleh kata-katanya.Kalian coba deh bersyukur bukan apa-apa dikeluhin/ diresahin. kan intinya hati itu dipilih, ya jadi terimalah resikonya. Kan perasaan itu dipilih bukan memilih.

Sah-sah aja sih ngutarain perasaan ke orang lain, karena ketika kita menginginkan sesuatu, kan tidak mungkin sesuatu itu ada di depan mata. Ketika kita menginginkan sesuatu, kita harus berusaha buat mendapatkannya. Agar keinginan tercapai, harus berusaha untuk mendapatkannya bukan? tidak mungkin seseorang tiba-tiba langsung punya perasaan yang sama . Tidak mungkin juga seseorang tahu perasaanmu selama ini. Kalau kiTa memang menyukainya, ya kalian harus berusaha mendapatkannya?Yah, jangan jadi orang yang cuma mau dikejar tapi yang dikejar tidak ada usahanya balik. Cinta itu “give and take”. Cinta itu adanya hubungan timbal balik. Kalau sama-sama mencintai, yah tidak ada salahnya kan salah satu harus ada yang memulai duluan. Cinta itu kan bukan sekedar kata-kata melainkan perbuatan/aksi. Kalau masalah “ditolak”,  yah tidak masalah, intinya kita sudah berusaha. Kalau ditolak, disyukuri aja mungkin dia bukan yg baik buat kita. Dari penolakkan kita bisa belajar menjadi orang yang lebih baik lagi. Penolakkan bisa membuat kita menjadi lebih dewasa. Dengan penolakkan kita bisa introspeksi diri “kenapa saya bisa ditolak?”.Dengan penolakkan kita bisa belajar apa itu penolakkan. Penolakkan bukan berarti kegagalan tapi tentang penundaan. Gengsi? buat saya cinta sama seseorang tidak ada kata gengsi di dalamnya. Selama gengsi itu msh ada berarti belum sepenuhnya mencintai sob. Malu? yah kan namanya juga cinta, dengan cinta kita bisa menjadi orang yang malu-maluin demi org yg kita cintai. Jarak? kan ada yg namanya resiko.Ketika mencintai seseorang, jangan cuma cintanya aja yang dipikirin tapi resikonya juga. Agar ke depannya kalian lebih siap dalam menghadapi apapun. kan dengan berjarak kalian bisa lebih tahu perasaan satu sama lain dan bisa lebih saling mengenal.  Pernah baca di blog seseorang, Intinya “Mencintai itu keberanian, berani ketika sakit hati, berani dikecewakan, berani ditolak dan yang terpenting berani dalam mengungkapkannya” Buat saya itu benar.Banyak orang yang bilang cinta tapi tidak semuanya benar-benar mencintai. Mungkin semua orang bisa mencintai tapi tidak semua orang yang mencintai berani mengungkapkannya. Mungkin semua orang jujur tapi tidak semua orang yang jujur itu berani mengatakan kejujuran. Ya, mencintai itu kejujuran dan keberanian. Tidak cuma jujur sama diri sendiri tetapi dengan orang yang kalian cintai. Tidak cuma berani mencintai seseorang tapi tidak berani mengatakannya ke orang tersebut. Ya, memang tidak semua orang bisa melakukan itu.Tapi setidaknya diri kalian pernah berjuang kan? Setidaknya diri kalian pernah berusaha kan? Berusahalah semampu kalian. Berjuang juga semampu kalian. Intinya lakukanlah sesuatu, sebelum kalian berhenti. Jangan belum berusaha sudah menyerah. Orang yang berhenti sudah pasti dia berusaha. Tapi orang yang menyerah belum tentu berusaha. Selama perasaan itu masih ada. Apa salah jika kita mengutarakannya? daripada terlambat. Jangan membiasakan mikir hasilnya, karena hasil itu tidak terpenting, yang terpenting prosesnya. Dalam proses ada sebuah pelajaran, yang tidak bakal kalian dapetin dari mana-mana. Selalu belajar di dalam setiap prosesnya, selalu ada hikmah di setiap proses.Mencintai bukan menginginkan sebuah pacaran..tapi mencintai untuk sebuah ikatan halal.

Mencintai tidak butuh diakui tapi soal perasaan. Perasaan yang mungkin hanya dimengerti oleh orang-orang yang sedang mencintai. Perasaan yang mungkin terlalu lama dipendam. Mencintai juga tidak harus saat itu juga bersama. Tapi bersabarlah dalam diam..sampai kalian menemukan saat yang pantas dalam ikatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s