Radikal Ifrath

Kaum Radikal dalam memaknai Nash-Nash Jihad memakai sikap IFRAATH yaitu penafsiran berlebihan, sehingga menggenalisir bahwa semua orang Kafir, tanpa terkecuali, wajib diperangi dengan keras, boleh dirampas hartanya dan dianiaya raganya serta dibunuh jiwanya.

Padahal, Rasulullah SAW semasa hidupnya tidak memerangi semua Kafir, apalagi membunuh seluruh Kafir. Bahkan ada orang-orang Kafir yang sakit dibesuk oleh Nabi SAW, dan yang miskin dibantu, serta yang terzalimi ditolong.

Karenanya, para Ulama sepakat bahwa yang wajib diperangi dengan keras adalah KAFIR HARBI yaitu orang-orang Kafir yang memusuhi dan mengganggu serta menyerang dan memerangi umat Islam.

Sedang KAFIR DZIMMI yaitu orang-orang Kafir yang hidup berdampingan dengan umat Islam dan tidak mengganggu, maka tidak boleh diperangi, apalagi dijarah dan dibunuh.

Jadi, Kaum Radikal telah GAGAL PAHAM dalam memaknai JIHAD.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s