72 Golongan Sesat Dalam Islam

image

عَنْ أَبِيْ عَامِرٍ الْهَوْزَنِيِّ عَبْدِ اللهِ بْنِ لُحَيِّ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِيْ سُفْيَانَ أَنَّهُ قَامَ فِيْنَا فَقَالَ: أَلاَ إِنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فِيْنَا فَقَالَ: أََلاَ إِنَّ مَنْ قَبْلَكُمْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ اِفْتَرَقُوْا عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً وَإِنَّ هَذِهِ الْمِلَّةَ سَتَفْتَرِقُ عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ. ثِنْتَانِ وَسَبْعُوْنَ فِي النَّارِ وَوَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ وَهِيَ الْجَمَاعَةُ .

Dari Abu ‘Amir al-Hauzaniy ‘Abdillah bin Luhai, dari Mu’awiyah bin Abi Sufyan, bahwasanya ia (Mu’awiyah) pernah berdiri di hadapan kami, lalu ia berkata:
“Ketahuilah, sesungguhnya Rasululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah berdiri di hadapan kami, kemudian beliau bersabda,
“Ketahuilah sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan dan sesungguhnya ummat ini akan berpecah belah menjadi 73 (tujuh puluh tiga) golongan,
(adapun) yang tujuh puluh dua akan masuk Neraka dan yang satu golongan akan masuk Surga, yaitu “al-Jama’ah.”
(HR Abu Dawud , Ahmad dan Al Hakim)

Ke 72 golongan tsb bermuara pada 6 golongan besar dan masing masing golongan terpecah menjadi 12 golongan, jadi tolalnya ada 72.
ke enam golongan tsb adalah :
1. HARURIYAH.
2. QADARIYAH.
3. JAHMIYAH.
4. MURJI’AH.
5. RAFIDHAH.
6. JABARIYAH .

A. HARURIYAH, terbagi menjadi 12 golongan :

1. Azraqiyah , mereka berpendapat bahwa siapapun tidak diakui sebagai orang mukmin dan mereka mengkafirkan semua muslim yg mendirikan sholat ke arah kiblat kecuali jika mereka sejalan dengan pendapat mereka.
2. Abdhiyyah, mereka berkata : ” siapapun yg sejalan dengan kami maka dialah orang mukmin dan siapapun yg tdk sejlan dengan kami maka dia adalah orang munafik .”
3. Tsa’labiyah, mereka berkata : ” Allah tidak menetapkan qadha’ dan qadar .”
4. Hazimiyah, mereka berkta : “kami tidak tahu persis apa iman itu, semua makhluk akan mendapatkan ampunan. ”
5. Khalfiyah, mereka berkata : ” siapapun yg tidak berjihad, laki2 maupun perempuan maka dia kafir. ”
6. Makramiyah, mereka berkata : “seseorang tdk boleh bersentuhan dengan orang lain, karena tdk diketahui siapa yg suci dan siapa yg najis.”
7. Kanziyah, mereka berkata : “seseorang tdk boleh memberikan hartanya kepada orang lain, karena boleh jadi dia tdk berhak atas harta tsb, oleh karenanya dia harus menyimpannya hingga muncul orang2 yg benar.”
8. Syamrahiyah, mereka berkata : “boleh menyentuh wanita lain mahram , karena mereka sama dengan perhiasan .”
9. Akhnasiyah, mereka berkata : “setelah meninggal dunia, manusia tdk mendapatkan balasan yg baik maupun buruk. ”
10. Mahkamiyah, mereka berkata : “siapa yg menetapkan suatu hukum kepada orang lain maka dia adalah orang kafir. ”
11. Mu’tazilah (dari qolongan Haruriyah) mereka berkata :
” bagi kami sama saja kedudukan Ali dan Mu’awiyah, karena itu kami menyatakan berlepas diri dari golongan mereka berdua.”
12. Maimuniyah,mereka berkata : “Imam tdk dianggap sah kecuali atas ridha orang2 yg kami cintai.”

B. QADARIYAH, terbagi menjadi 12 golongan :

1. Ahmariyah, mereka berpendapat bahwa syarat adil yg berasal dari Allah ialah jia Dia menguasai seluruh urusan hamba2-Nya dan menabiri diantara mereka dan kedurhakaan mereka.
2. Tsanwiyyah, mereka beranggapan bahwa kebaikan itu datangnya dari Allah dan kejahatan itu datangnya dari syetan.
3. Mu’tazilah (dari golongan Qadariyah) , mereka berpendapat ttg al qur’an sebagai makhluk dan mereka mengingkari mimpi.
4. Kaisaniyah, mereka berkata : “kami tdk tahu apakah perbuatan ini datang dari Allah ataukah dari manusia ?
kami juga tdk tahu apakah manusia akan mendapat pahala ataukah disiksa setelah mati ?”
5. Syaithaniyah, mereka berkata : “Allah tdk menciptakan syetan .”
6. Syarikiyah, mereka berkata : “semua keburukan ditaqdirkan kepada kekufuran .”
7. Wahmiyah, mereka berkata : “perbuatan dan perkataan makhluk itu tdk mempunyai dzat, kebaikan dan keburukan juga tdk mempunyai dzat.”
8. Rawandiyah, mereka berkata : “setiap kandungan kitab yg diturunkan Allah harus di amalkan, baik yg nasikh maupun yg mansukh.”
9. Bithriyah, mereka berpendapat bahwa siapapun yg melakukan kedurhakaan lalu bertaubat, maka taubatnya tdk diterima.
10. Nakitsiyah, mereka berpendapat bahwa siapapun yg melanggar baiat thd Rasululloh SAW maka dia tdk berdosa.
11. Qasithiyah, mereka lebih mengutamakan pencarian keduaniaan daripada menghondarinya.
12. Nizhamiyah, mereka mengikuti Ibrahim An Nizham yg berkata :
” siapa yg beranggapan bahwa Allah adalah sesuatu, maka dia kafir .”

C. JAHMIYYAH, terbagi menjadi 12 golongan :

1. Mu’athalah, mereka berpendapat bahwa apapun yg terjadi karena dugaan manusia, maka ia disebut sebagai makhluk, dan barang siapa beranggapan bahwa Allah bisa melihat adalah kafir.
2. Muraisiyah, mereka berkata : “mayoritas sifat Allah adalah termasuk makhluk .”
3. Multaziqiyah, mereka menjadikan Allah berada di segala tempat.
4. Waridiyah, mereka berkata : “tidak masuk neraka orang yg mengetahui Rabbnya dan siapa yg masuk neraka tdk akan keluar selama lamanya.”
5. Zindiqah, mereka berkata : “seseorang tdk dapat menetapkan Rabb bagi dirinya, sebab penetapan tdk bisa diputuskan kecuali dengan dukungan panca indra. bahkan apa yg diketahui belum tentu bisa disebut sesembahan dan apa yg tdk diketahui tdk bisa ditetapkan.”
6. Haraqiyah, mereka beranggapan bahwa orang kafir hanya disentuh api neraka sekali saja, dan selanjutnya dia dibakar api tdk merasakan panas.
7. Makhluqiyah, mereka berpendapat bahwa Al qur’an adalah makhluk.
8. Faniyah, mereka berpendapat bahwa syurga dan neraka adalah fana’ atau berakhir, diantara mereka ada yg berpendapat bahwa syurga dan neraka tdk pernah diciptakan.
9. Mughiriyah, mereka mengingkari keberadaan para Rasul dan menganggap para Rasul sama dengan para penguasa.
10. Waqifiyah, mereka berkata : “kami tdk mengatakan bahwa Al qur’an adalah makhluk dan juga bukan makhluk .”
11. Qabriyah, mereka mengingkari adzab kubur dan syafa’at.
12. Lafdziyah, mereka berkata : “kami melafadzkan al qur’an sebagai makhluk. ”

D. MURJI’AH, terbagi menjadi 12 golongan :

1. Tarikiyah, mereka berkata : “Allah tdk memiliki kewajiban yg dibebankan kepada makhluk-Nya kecuali iman, siapa yg beriman kepada-Nya dan mengenal-Nya maka dia boleh berbuat semaunya sendiri. ”
2. Sa’biyah, mereka berkata : “Allah memberikan kebebasan kepada makhluk agar mereka bisa mengetahui apapun yg mereka inginkan .”
3. Rajiyah, mereka berkata : ” kami tdk menyebut orang yg ta’at sebagai orang yg ta’at, dan orang yg durhaka sebagai orang yg durhaka, sbab kami tdk mengetahui apa yg dia peroleh di sisi Allah .”
4. Syakiyah, mereka berkata : “keta’atan itu tdk termasukbagian dari iman.”
5. Baihasiyah, mereka berkata : “iman itu adalah ilmu, siapa yg tdk tahu yg haq dan yg bathil, yg halal dan yg haram, maka dia adalah kafir. ”
6. Manqushiyah, mereka berkata : “iman tdk bisa bertambah dan berkurang.”
7. Mustatsniyah, mereka menafikan pengecualian dalam masalah iman.
8. Musyabbihah, mereka berkata : “Allah mempunyai penglihatan seperti penglihatanku dan Allah juga mempunyai tangan seperti tanganku .”
9. Hasyawiyah, mereka menjadikan semua haditsdalam satu hukum yg sama, menurut mereka, yg meninggalkan ibadah sunnah sama seperti orang yg meninggalkan ibadah wajib.
10. Zhahiriyah, mereka menafikan qiyas.
11. Bida’iyah, mereka adalah yg pertama kali menciptakan bid’ah di tengah umat ini.

E. RAFIDHAH, terbagi menjadi 12 golongan :

1. Alawiyah, mereka berkata : “seharusnya kerasulan jatuh ke tangan Ali bin Abu Thalib, bukan kpada Muhammad SAW, berarti malaikat Jibril telah melakukan suatu kesalahan.”
2. Amiriyah, mereka mengatakan : “Ali adalah sekutu Muhammad SAW dalam urusan agamanya.”
3. Syi’ah, mereka berkata : “Ali mendapat washiyat dari Rasululloh SAW agar menjadi pemimpin setelah beliau, karena itu umat islam telah kufur karena telah berbai’at kepada selain Ali.”
4. Ishaqiyah, mereka berkata : “kenabian terus berkelanjutan hingga hari kiamat dan setiap orang yg memiliki ilmu ttg ahli bait maka dia sama dengan Nabi.”
5. Nawusiyah, mereka berkata : “Ali adalah orang yg paling mulia di dalam umat ini, siapa yg menganggap orang lain lebih mulia darinya maka dia telah kufur.”
6. Imamiyah, mereka berkata : “dunia ini tdk akan menjadi tegak kecuali dengan kebradaan imam yg berasal dari anak2 Husain. seorang imam diketahui jibril dan jika dia meninggal dunia digantikan dengan imam lain berikutnya.”
7. Yazidiyah, mereka berkata : “semua anak Husain harus menjadi imam dalam shalat, selagi salah seorang dari mereka ada di suatu tempat , maka tdk boleh sholat di belakang selainnya siapapun dia.”
8. Abbasiyah, mereka berpendapat bahwa Al Abbaslah yg lebih berhak menjadi khalifah setelah Rasululloh SAW .”
9. Mutanasikhah, mereka berkara : “ruh itu bisa menitis, jk yg meninggal dunia adalah orang baik maka ruhnya akan keluar lalu menitis kedalam diri orang lain shg hidupnya menjadi bahagia.
jk dia orang yg buruk maka ruhnya juga bisa masuk ke dalam diri orang lain lalu hidupnya sengsara.”
10. Raj’iyah, mereka berpendapat bahwa Ali dan rekan2nya kembali kedunia dan melancarkan balasan thd para musuhnya.
11. La’iniyah, mereka adalah yg melaknat Utsman, Thalhah, Zubair, Mu’awiyah, Abu Musa , Aisyah dan lain2nya dari kalangan sahabat,
12. Mutarabbishah, mereka biasa mengenakan pakaian wanita, mengangkat seorang sebagai pemimpin utk setiap zaman, dan dia dianggap sebgai Al Mahdi umat ini. Jika ia meninggal dunia mereka mengangkat orang lain sebagai gantinya.

F. JABARIYAH, terbagi menjadi 12 golongan :

1. Mudhtharibah, mereka berkata : “anak keturunan Adam tdk berhak menentukan perbuatanya, tetapi Allahlah yg menentukan semua perbuatan mereka.”
2. Af’aliyah, mereka berkata : “kita bisa berbuat tapi kita tdk punya kuasa utk mengaturnya, kita tak ubahnya hewan ternak yg dituntun kearah gunung.”
3. Mafrughiyah, mereka berkata : “segala sesuatu telah diciptakan, dan sekarang tdk ada hal baru yg diciptakan.”
4. Najjariyah, mereka berpendapat bahwa Allah menyiksa manusia karena perbuatan-Nya sendiri dan bukan karena perbuatan mereka.
5. Mataniyah, mereka berkata : “berbuatlah sesuai dengan yg terlintas di dalam hatimu, sesuai dengan bisikan kebaikan di dalamnya.”
6. Kasbiyah, mereka berkata : “manusia tdk perlu mencari sesuatu yg mendatangkan pahala atau siksa. ”
7. Sabiqiyah, mereka berkata : “siapapun yg berkehendak dapat berbuat dan siapapun yg tdk berjkehendak bisa tdk berbuat, sesungguhnya orang yg dasarnya berbahagia itu tdk bisa dibuat celaka karna dosa2nya , dan orang yg dasarnya menderita itu tdk akan bisa dirubah karena kebaikannya.”
8. Hubiyah,mereka berkata : “siapa yg mereguk gelas cinta Allah tdk ada kewajiban baginya utk mengerjakan rukun2 islam .”
9. Khaufiyah, mereka berkata : “orang2 yg mencintai Allah tdk akan takut terhadap siksa-Nya, karena setiap kekasih tdk akan takut thd orang yg dicintainya.”
10. Fikriyah, mereka berkata : “siapa yg ilmunya banyak, maka kewajibannya menjadi gugur, tergantung kadar ilmu yg dimilikinya.”
11. Khasiyah, mereka berkata : “tdk ada perbedaan ttg dunia ini diantara manusia , dan tdk ada kelebihan diantara mereka ttg apa yg mereka warisi dari Adam.”
12. Ma’iyah, mereka berkata : “perbuatan berasal dari kita dan kesanggupan menjadi milik kita.

Wallohu a’lam.
Sumber : Kitab Talbisu Iblis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s